
Aktivitas recycling terus digalakkan hingga saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, lho!
Ada berbagai cara mengurangi pencemaran sampah plastik, salah satunya dengan recycling. Barang recycling lebih fleksibel, bahkan kerap memiliki nilai ekonomis. Maka tak heran jika aktivitas recycle menjadi upaya yang terus dilakukan masyarakat dan perusahaan untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Apa Itu Recycle?
Recycle adalah salah satu dari tiga metode pengolahan limbah (3R), yaitu reduce, reuse, dan recycle, yang menjadi komponen kunci dari pengurangan limbah modern. Tujuan dari upaya ini untuk kelestarian lingkungan. Hasil recycle atau barang recycling juga berguna bagi kehidupan sehari-hari, baik bagi masyarakat maupun perusahaan.
Barang recycling adalah produk dari daur ulang dalam suatu metode yang disebut recycle. Hasilnya, mengacu pada komoditas atau produk baru yang bernilai guna dari proses pengolahan kembali sampah atau barang bekas.
Contoh Kegiatan Recycling
Dalam aktivitas sehari-hari, pasti ada barang-barang yang tidak digunakan yang bisa dimanfaatkan menjadi barang baru berdaya guna. Barang lama ini juga bisa dimanfaatkan untuk membuka lapangan kerja baru, seperti membuat prakarya yang bisa dijual, sehingga bisa untuk tetap menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan. Lalu, apa saja kegiatan recycling yang bisa dilakukan dan diterapkan, baik di rumah atau di masyarakat? Simak berikut ini.
- Pilih wadah atau barang yang dapat digunakan berkali-kali atau digunakan kembali. Seperti penggunaan tas belanja atau serbet sebagai pengganti kertas.
- Gunakan wadah atau kemasan kosong. Misalnya, botol minuman bekas digunakan kembali dalam wadah minyak atau sabun cair.
- Gunakan baterai isi ulang atau alat elektronik yang komponennya bisa dimanfaatkan kembali.
- Manfaatkan teknologi seperti email untuk mengirim info penting atau file sebagai softcopy untuk pengganti hardcopy kertas sebagai kebutuhan pekerjaan dan lainnya.
- Hindari menggunakan dan membeli produk yang menghasilkan pemborosan, seperti penggunaan plastik sekali pakai.
- Buang sampah organik menjadi kompos.
Manfaat Recycling
Manfaat recycle bagi lingkungan bisa dirasakan dan berdampak pada kehidupan dalam jangka panjang. Apa saja manfaat positif recycle? Berikut poin-poinnya:
1. Menghemat sumber daya
Bahan bekas yang diubah menjadi produk baru mengurangi kebutuhan konsumsi sumber daya alam. Pasalnya, produk baru selalu dibuat dengan mengekstraksi bahan mentah melalui pertambangan dan kehutanan.
2. Hemat energi
Selain menghemat sumber daya alam, penggunaan energi juga bisa dikurangi dibandingkan dengan menghasilkan produk baru dari bahan mentah.
3.Melindungi lingkungan
Recycling mengurangi kebutuhan untuk ekstraksi SDA, seperti penambangan, penggalian dan penebangan. Proses tersebut menciptakan polusi udara dan air yang substansial.
4. Mengurangi timbunan sampah
Pada proses recycle, bahan yang didaur ulang kembali menjadi produk baru menghasilkan sampah dalam jumlah sedikit. Ini bisa membantu mengurangi tumpukan sampah di TPA yang berpotensi merusak lingkungan.